Keyakinan Istana soal IHSG Bisa Kembali Meroket: Optimisme Pemulihan Ekonomi
Newsporium Sabang – Keyakinan Istana soal IHSG Pasca-turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami fluktuasi sepanjang tahun 2025, Istana Kepresidenan tetap optimistis bahwa pasar saham Indonesia akan kembali meroket. Pemerintah melalui pejabat tinggi Istana menyampaikan keyakinannya bahwa pemulihan ekonomi yang terus berjalan, bersama dengan berbagai kebijakan strategis yang diterapkan, akan membawa IHSG kembali ke level tertingginya dalam waktu dekat.
Dalam beberapa pekan terakhir, IHSG memang mengalami penurunan yang cukup signifikan, salah satunya dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global, inflasi yang melanda sejumlah negara besar, serta gejolak pasar energi. Meskipun demikian, keyakinan terhadap potensi kebangkitan pasar saham Indonesia tetap kuat. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyatakan bahwa pemerintah melihat sejumlah indikator ekonomi yang membaik dan akan berperan penting dalam mendongkrak kinerja IHSG.
Meningkatnya Stabilitas Ekonomi Domestik
Menurut Airlangga Hartarto, stabilitas ekonomi domestik menjadi kunci utama untuk memastikan IHSG kembali mencatatkan angka positif. Pemerintah telah melakukan serangkaian kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk stimulus fiskal, perbaikan sektor investasi, serta pemulihan sektor-sektor yang terdampak oleh pandemi.
“Kami melihat ekonomi Indonesia berada di jalur yang positif. Meskipun tantangan global ada, namun dengan dukungan kebijakan ekonomi yang solid, Indonesia mampu menjaga daya tahan ekonomi nasional. Selain itu, pemulihan di sektor-sektor strategis seperti manufaktur, perdagangan, dan infrastruktur akan mendongkrak kinerja pasar saham dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Airlangga dalam sebuah wawancara di Istana Negara.
Ia juga menekankan pentingnya upaya untuk mempercepat proses reformasi struktural yang sudah dijalankan, yang diyakini akan memberi dampak positif bagi iklim investasi di Indonesia. Penyederhanaan peraturan dan kemudahan izin usaha menjadi salah satu langkah yang diharapkan semakin menarik minat investor lokal dan asing.
Baca Juga: Melintas Jembatan Marunda bak Padang Pasir Pengendara Sesak Napas hingga Nyaris Celaka
Keyakinan Istana soal IHSG Optimisme Terhadap Sektor-sektor Tertentu
Sektor-sektor tertentu, seperti teknologi, energi terbarukan, dan infrastruktur, diperkirakan akan menjadi pendorong utama bagi penguatan IHSG. Pemerintah secara konsisten mendorong investasi di sektor-sektor ini, mengingat potensinya yang besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Salah satu sektor yang kini menjadi sorotan adalah sektor teknologi. Indonesia, dengan jumlah pengguna internet yang terus berkembang pesat, menjadi salah satu pasar potensial bagi perusahaan-perusahaan teknologi. Dukungan terhadap startup teknologi dan perusahaan digital lokal juga turut mendongkrak investor asing untuk menanamkan modal mereka.
Di sisi lain, sektor energi terbarukan juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pemerintah telah berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Kebijakan Pemerintah yang Mendukung Pasar Saham
Pemerintah Indonesia juga mengambil langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasar saham. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penguatan transparansi dan tata kelola pasar modal, yang diharapkan akan meningkatkan kepercayaan investor.
“Dengan adanya kebijakan-kebijakan yang mendukung dunia usaha dan pasar modal, kami percaya bahwa IHSG akan kembali menguat.
Dampak Positif dari Pasar Global yang Lebih Stabil
Selain faktor domestik, stabilitas pasar global juga turut memberi dampak positif terhadap kinerja IHSG.














